Mau ke mana kalau liburan di Australia?
Daripada berfoto di Sidney Opera House yang digadang-gadang menjadi salah satu landmark paling terkenal di Australia, saya kok lebih ingin melebur sejenak di alam liar Negeri Kanguru. Sekedar mendirikan tenda, menyeruput teh panas, dan pindah tidur di alam bebas Australia sepertinya akan mengguratkan kenangan yang lebih dalam di memori cekak saya.
Banyak yang bisa dieksplorasi dari alam liar Australia yang unik. Sebagai informasi, wisata alam di Australia sudah dikelola dengan baik. Tak sulit menemukan spot kemping dan bahkan glamping yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk memanjakan pengunjung. Sebagai permulaan, paling tidak tiga spot kemping dengan pemandangan apik ini akan menawarkan pengalaman epik saat liburan di Australia.
![]() |
| @pristian.wulanita |
Kalau ada satu landmark yang ingin saya datangi di Australia, saya ingin melihat langsung landmark alam bernama Uluru yang merupakan bagian dari Taman Nasional Uluru-Kata Tjuta di wilayah utara Australia. Uluru yang juga dikenal sebagai Ayers Rock merupakan formasi batu pasir tunggal yang membentang sepanjang 9,4 kilometer dengan ketinggian 863 meter dari permukaan laut. Batu yang timbul dari permukaan tanah hanya setinggi 348 meter, sementara sisanya tertimbun di bawah tanah.
Keunikan batu Uluru secara geologi bukan satu-satunya alasan yang membuat batu ini unik. Batu Uluru dianggap sakral oleh orang Aborigin. Kita juga bisa menemukan mata air, lubang air, gua batu, dan lukisan kuno area di sekeliling formasi batu ini. Taman nasional Uluru-Kata Tjuta juga menjadi rumah untuk beragam flora dan fauna unik Australia. Batu Uluru juga terkenal akan perubahan warnanya yang epik khususnya ketika fajar dan senja. Oleh sebab itu, kemping sembari memandang batu Uluru dari kejauhan adalah kesempatan emas untuk menyaksikan kedua momen tersebut.
Pengunjung memang tidak diperbolehkan mendirikan tenda di kawasan taman nasional, tetapi area kemping tersedia di Ayers Rock Resort yang berjarak kurang lebih 15 kilometer dari batu tunggal berwarna kemerahan ini. Pengunjung bebas memilih beragam akomodasi yang tersedia di resor ini. Tenda pengunjung bisa didirikan di atas rerumputan hijau yang membentang di bawah rimbunan pohon oak gurun asli Australia.
Serunya kemping di tempat ini selain bisa memandang batu Uluru dari kejauhan adalah ragam fasilitas yang disediakan campground termasuk kolam renang, barbeku, dapur luar ruang, dan tempat mencuci pakaian. Resor juga menyediakan free shuttle yang bisa digunakan pengunjung untuk mengunjungi supermarket, bar, toko, dan restoran yang juga berada di lokasi yang sama.
Kemping di tempat ini bisa sangat panas karena berada di wilayah padang gurun berumput Australia. Pengunjung perlu memilih waktu yang tepat untuk berkemah di sini. April-Mei merupakan waktu ideal untuk berkemah karena cuaca lebih sejuk. Cuaca Juni-Juli terbilang dingin dan kadang bisa membawa morning frosts atau embun beku. Agustus-Oktober bisa menjadi waktu berkemah yang seru karena masa ini adalah musim berkembangbiak binatang dan musim tanaman berbunga.
![]() |
| @pristian.wulanita |
Pulau North Stradbroke
Pulau North Stradbroke merupakan spot kemping yang cukup populer di Australia. Tidak mengherankan karena pulau ini mudah diakses dari Brisbane, ibukota Queensland. Selain mudah dijangkau, pulau ini mempunyai beragam keunggulan alami yang membuatnya menjadi tempat yang cocok untuk berkemah.
Pulau ini sendiri menghadap ke utara dengan pantai-pantai yang diguyur sinar matahari sepanjang hari. Pantai-pantai di pulau ini mempunyai pasir putih dan air laut berwarna biru jernih yang dihiasi ombak yang cocok untuk berselancar. Pengunjung bisa menikmati keindahan pemandangan pesisir pantai pulau ini dengan berjalan kaki. Kanguru yang bebas berkeliaran di pulau ini menambah nilai keindahan pulau ini. Setelah jauh-jauh pergi ke Australia, kita tentu tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menyaksikan langsung kanguru yang hidup bebas di habitat aslinya.
Tenda bisa dibangun di Cylinder Beach Camping Ground yang berada tak jauh dari berbagai fasilitas yang ada di Point Lookout seperti kafe, toko, dan restoran. Namun, jika ingin menikmati pengalaman berkemah di Australia yang lebih alami, Adder Rock Camping Ground bisa menjadi pilihan yang tepat. Berlokasi sedikit lebih jauh dari campground pertama, pengunjung bisa membangun tenda di tempat yang terlindung oleh hutan pandan dan tea tree. Jangan-jangan di sini pengunjung juga bisa mencuri kesempatan untuk melakukan perawatan kulit berjerawat menggunakan daun tea tree segar yang baru dipetik dari pohonnya.
![]() |
| @pristian.wulanita |
El Questro Wilderness Park
Tempat berkemah selanjutnya dalam daftar saya adalah El Questro Wilderness Park. Tempat ini berlokasi 110 kilometer di sisi barat Kununurra yang berada di bagian timur Kimberley. Seperti namanya, El Questro Wilderness Park merupakan wilayah alam liar yang terbentang sangat luas. Di tempat ini, pengunjung bisa menjelajah padang luas dengan formasi batu kemerahan khas Australia yang seakan-akan sulit untuk ditaklukkan.
Setelah lelah berjalan di bawah terik matahari, pengunjung akan mendapatkan kejutan menyegarkan. Siapa sangka jika selain bentangan padang tandus dan gersang, El Questro Wilderness Park juga menjadi rumah untuk Zebedee Springs. Mata air ini merupakan salah satu mata air yang paling cantik di Australia.
Fakta bahwa mata air ini menjadi oase di tengah padang gersang yang sudah pasti memberikan kesejukan bukan satu-satunya alasan yang membuat Zebedee Springs istimewa. Mata air Zebedee Springs dikelilingi oleh tebing batu merah yang nampak kontras dengan pohon-pohon palem yang tumbuh menjulang di area mata air.
Siapa pula yang menduga bahwa di tempat ini kita juga bisa menemukan mata air panas. Berendam air panas setelah menjelajah panasnya padang Australia adalah pengalaman unik yang hanya bisa kita temukan di El Questro Wilderness Park.
Pengunjung bisa mendirikan tenda di Black Cockatoo Campground atau tempat kemping Private Riverside Bush. Dari lokasi berkemah, pengunjung sebaiknya berjalan-jalan pagi ke Zebedee Springs yang memang terbuka untuk umum di pagi hari. Semakin awal tiba di area mata air, pengunjung bebas mencari kolam berendam pribadi untuk dirinya sendiri karena semakin siang pengunjung mata air akan semakin ramai.
Ketiga tempat ini masih berada di wilayah utara Australia sehingga iklimnya tidak terlalu berbeda jauh dari Indonesia. Karena tidak akan terlalu kaget dengan iklim setempat, saya rasa saya bisa nyaman berkemah di ketiga lokasi tersebut sebelum mencoba kemping di area selatan Australia.



Komentar
Posting Komentar